Green house atau dalam bahasa Indonesia rumah kaca merupakan salah satu teknologi pertanian yang saat ini banyak dipakai oleh para petani. Jika anda mau berkebun dengan green house anda dapat mencari referensi bentuk green house di internet. Tidak perlu yang besar-besar, anda pun dapat membuat green house yang kecil dan portabel.
![]() | |||
| www.gemaperta.com |
Green House memang sangat cocok untuk wilayah perkotaan. Bentuknya yang tidak memakan banyak tempat sangat baik di apartemen-apartemen bertingkat. Selain itu green house juga membuat tanaman semakin rapi dan mudah dikontrol. Berikut beberapa fungsi dari green house.
1. Melindungi dari Hama dan Gangguan Hewan.
Dengan green house tentunya tanaman anda akan aman dari hama dibandingkan dengan yang ditanam di luar green house. Strukturnya yang tertutup membuat hewan akan kesulitan memasuki green house. Hama-hama seperti wereng, kutu, dan ulat pasti akan sangat kerepotan untuk menembus green house anda.
Baca juga: 5 Tanaman yang Mudah Dirawat dalam Ruangan
2. Mengurangi Intensitas Cahaya.
Tanaman anda yang ditanam di dalam ruangan tentunya sesekali harus dijemur di luar ruangan untuk melakukan fotosintesis. Tentunya itu akan sangat merepotkan, apalagi saat anda taruh di luar ruangan anda lupa memasukkannya kembali hingga terbakar sinar matahari. Dengan green house anda tidak perlu repot mengeluarkan tanaman karena green house bisa mengatur intensitas cahaya sendiri.
3. Melindungi Tanaman dari Hujan dan Angin.
Ini adalah salah satu masalah yang sering timbul bagi para petani di desa dan pegunungan. Bagaimana tidak di daerah gunung yang berangin sering membuat tanaman roboh dan akhirnya mati. Selain angin, hujan asam pun dapat membuat tanaman yang kita tanam mati.
Baca juga: Cara Menangkarkan Burung Gelatik Jawa







0 komentar:
Posting Komentar